Search Engine Optimization

SEARCH ENGINE OPTIMIZATION (SEO)

Disusun oleh Febisya Rohania Hayat (F.1810361)

  1. Pengertian SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Dengan mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, potensi trafik organik Anda pun meningkat.

Selain menghasilkan trafik organik yang tinggi, SEO juga akan membantu Anda mendapatkan trafik yang tepat. Jadi Anda tidak hanya fokus pada trafik tinggi, tetapi juga trafik yang tepat sesuai dengan tujuan utama website Anda.

Untuk bisa mendapatkan trafik tinggi yang tepat sasaran, Anda perlu mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh mesin pencari, dalam hal ini Google. Anda perlu memahami bagaimana cara kerja SEO, algoritma Google, dan indikator utama SEO. Semuanya akan Anda pelajari di bab-bab selanjutnya di bawah ini.

  • Cara Kerja SEO

Mesin pencari menggunakan algoritma tertentu untuk menentukan konten mana yang layak menempati ranking teratas hasil pencarian. Ini berlaku untuk semua mesin pencari baik itu Google, Yahoo, Bing, maupun Duckduckgo. Kami tidak akan membahas algoritma di setiap mesin pencari. Di sini kami hanya membahas algoritma Google. Kenapa? Karena Google menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. Jadi ketika membicarakan cara kerja SEO, algoritma Google menjadi patokannya. Google selalu memperbarui algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dan solutif untuk penggunanya. Dari 2011 sampai saat ini, setidaknya sudah ada delapan major update untuk algoritma Google.

Jadi Anda harus selalu update tentang algoritma Google ini. Sebab langkah optimasi yang berdasarkan algoritma lama Google tidak akan memberikan efek apa pun. Misalnya, salah satu taktik lama yang digunakan adalah keyword stuffing.Keyword stuffing adalah praktik memasukkan focus keyword sebanyak-banyaknya di sebuah artikel. Taktik ini dulu cukup efektif, bahkan jika konten Anda singkat dan tidak relevan sama sekali dengan focus keyword yang Anda masukkan. Namun, dengan pembaruan algoritma Google, kini taktik tersebut tidak lagi efektif. Bahkan Anda bisa terkena penalti jika ketahuan mempraktikkannya. Konten Anda bisa dianggap berisi spam jika terlalu banyak mengulang focus keyword.

Kalau begitu, langkah optimasi SEO seperti apa yang sesuai dengan algoritma Google terbaru? Setidaknya ada delapan indikator SEO berdasarkan algoritma Google terbaru, dari struktur URL hingga kecepatan website.

  • Indikator Utama SEO

Indikator utama SEO selalu berubah secara berkala. Perubahan indikator ini bergantung pada algoritma Google. Jika Google memperbarui algoritmanya, indikator SEO pun berubah.

  1. Struktur URL

            Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas. Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel. Berikut adalah contoh struktur URL yang ideal: https://www.namawebsiteanda.com/judulkonten

  1. Penggunaan SSL/TLS

            Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL/TLS. Sebab website dengan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman. Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL/TLS sebagai not secure. Jika domain website Anda belum menggunakan SSL/TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya. Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL/TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser. Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

  1. Topik Konten

            Anda harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik utama, Anda perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut. Misalnya, Anda punya blog traveling. Setidaknya ada beberapa topik utama seperti jalan-jalan, kuliner, dan penginapan. Ketiga topik tersebut saling berkaitan dengan topik utama blog, yaitu traveling.

            Semakin banyak konten yang membahas topik yang saling berkaitan, semakin besar kemungkinan website Anda untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut. Sebab website dengan konten yang topiknya saling berkaitan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari.

  1. Search Intent

            Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu. Misalnya, ketika memasukkan kata kunci “bola” di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai portal berita bola seperti ini:

            Kenapa website yang membahas pengertian bola, jenis bola, macam-macam bola tidak bisa menang di kata kunci ini? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci “bola” bermaksud untuk mencari berita bola, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent kebanyakan pengguna.

  1. Struktur Konten

            Selain menyesuaikan konten dengan search intent, Anda juga harus membuat konten yang mudah dipahami. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda dengan struktur yang jelas dan rapi. Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Anda juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten Anda.

  1.  Meta Tags

            Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website. Pertama, title tag adalah judul artikel Anda yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tidak bisa terlalu panjang karena Google akan memotongnya sesuai standar yang berlaku.

            Kedua, meta description adalah teks yang merangkum konten Anda di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter.

  1. Backlink

            Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi. Namun, backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog berkualitas, bukan blog atau website berkualitas rendah.

  1. Kecepatan Website

            Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

  • Jenis-Jenis SEO

Terdapat dua jenis SEO, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan. Jadi Anda harus menerapkan keduanya untuk praktik SEO di website Anda makin optimal.

  1. SEO On Page

            SEO on page adalah langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan di dalam website Anda. Beberapa langkah optimasi SEO on page meliputi: permalink, judul konten, struktur konten, penggunaan heading, kecepatan website, tema responsif, hingga internal linking.

  • SEO Off Page

            Berbeda dari SEO on page, SEO off page adalah sejumlah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda. Jadi mengoptimasi konten dan website Anda saja belum cukup. Ada banyak faktor di luar website yang bisa berpengaruh terhadap kualitas SEO Anda. Salah satu faktor di luar website yang cukup mempengaruhi kualitas SEO adalah backlink atau inbound link. Backlink menjadi indikator bahwa konten Anda menjadi rujukan website lain. Semakin banyak website berkualitas yang merujuk ke konten Anda, semakin baik. Google menilai website Anda sebagai website yang kredibel dan meningkatkan peluang untuk naik peringkat. Selain backlink, masih ada beberapa faktor penting lain untuk SEO off page. Anda dapat mendapatkan informasi selengkapnya di artikel Cara Optimasi SEO Off Page.

  • Kenapa SEO Penting untuk Website?

SEO bukan jadi pilihan lagi, melainkan kewajiban untuk semua website. Mengapa langkah optimasi ini begitu penting? Apa manfaatnya untuk website Anda?

  1. Mesin Pencari adalah Sumber Informasi

Kini orang-orang bisa mendapatkan informasi hanya dengan satu klik saja, yaitu dengan mesin pencari. Di Indonesia sendiri, 75 persen pengguna internet sudah terbiasa menggunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari berbagai macam informasi, dari informasi harga, berita, informasi kesehatan, hingga informasi politik.

  1. Trafik Didominasi Konten di Halaman Pertama

Muncul di hasil pencarian Google saja tidak cukup. Jika konten Anda hanya muncul di halaman kedua, ketiga, atau bahkan di atasnya, kemungkinan untuk mendapatkan trafik lebih kecil. Konten Anda setidaknya harus muncul di halaman pertama.

Menurut Infront Webworks, 91,5 persen trafik didominasi oleh website yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Lebih detail lagi, 91,5 persen trafik tersebut didominasi oleh tiga posisi teratas. Secara berurutan, posisi pertama, kedua, dan ketiga masing-masing mendapatkan trafik sebesar 29,6 persen, 13,1 persen, dan 9,2 persen

  1. Website Anda Ditemukan Melalui Berbagai Kata Kunci

Dengan menerapkan langkah optimasi SEO, website Anda bakal lebih mudah ditemukan dari berbagai kata kunci. Anda bisa menjangkau lebih banyak audiens menggunakan berbagai macam kata kunci yang berhubungan dengan topik utama Anda.

Misalnya, topik utama website/blog Anda adalah olahraga. Ada banyak kata kunci berkaitan dengan olahraga yang bisa Anda targetkan. Anda bisa membahas tentang sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, dan topik-topik lain yang masih berkaitan dengan olahraga.

  1. Brand Awareness dan Kredibilitas Meningkat

Sebanyak 88 persen konsumen melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Keadaan ini menuntut pemilik bisnis untuk bisa memiliki brand awareness yang baik agar bisa selalu ditemukan di dunia maya. Salah satu cara terbaik untuk membangun brand awareness di era digital ini adalah dengan meningkatkan kualitas SEO.

Semakin mudah website Anda ditemukan di hasil pencarian Google, semakin banyak orang yang mengetahui website Anda. Dengan begitu orang-orang akan semakin familiar dengan bisnis Anda dan brand awareness online Anda meningkat.

  1. Trafik Organik Lebih Mudah Dikonversi

Salah satu alasan mengapa SEO begitu penting untuk bisnis adalah kemudahan untuk konversi (conversion). Pengunjung yang datang secara organik cenderung lebih mudah dikonversi menjadi leads atau pelanggan. Berdasarkan data SimilarWeb, trafik organik 10 kali lebih mudah dikonversi dibandingkan trafik dari media sosial.

  • 15 Cara SEO WordPress untuk Menaikkan Peringkat Website di Mesin Pencari

Jika ingin menaikkan peringkat situs di mesin pencari, maka mau tak mau Anda harus mengetahui dan menguasai segala hal tentang SEO. Untungnya, WordPress sudah “mempersenjatai dirinya” menjadi CMS yang SEO-friendly. Hal ini pulalah yang menjadi alasan mengapa banyak orang memilih WordPress untuk membuat dan mengonlinekan website mereka. Berikut 15 cara SEO WordPress untuk menaikkan peringkat website di mesin pencari :

  1. Install Plugin SEO WordPress

WordPress menawarkan banyak fitur SEO yang built-in. Meski demikian, Anda masih tetap bisa memaksimalkan situs dengan cara meningkatkan SEO WordPress. Plugin SEO terbaik dan paling banyak digunakan adalah Yoast SEO, dan plugin inilah yang Hostinger gunakan. Tersedianya plugin ini memudahkan Anda untuk mengoptimalkan setiap halaman dan postingan dengan keyword terpilih. Selain itu, plugin ini juga menawarkan built-in analysis yang berdasarkan pada update terbaru algoritam. Bahkan Anda juga bisa membuat sitemap XML dan menambahkan schema markup ke situs.

Untuk setup Yoast, masuk ke dashboard WordPress dan pilih Plugins > Add New. Di kolom pencarian, ketikkan Yoast SEO dan klik Install Now pada plugin. Klik Activate segera setelah muncul notifikasi. Sekarang plugin sudah diaktifkan dan Anda bisa mengaksesnya dengan mengklik ikon SEO di menu sebelah kiri.

  1. Riset Keyword (Kata Kunci)

Dengan melakukan riset keyword, cara SEO WordPress Anda akan berhasil. Tentu saja riset keyword akan memungkinkan Anda untuk:

  • Membuat konten yang sering dicari para pengunjung situs.
  • Memahami keinginan dan kebutuhan pasar dengan lebih baik.
  • Melacak keberhasilan konten yang Anda tulis.
  • Memahami cara meningkatkan pengunjung website dan menaikkan traffic ke situs.
  • Banyak tool tersedia untuk membantu Anda melakukan riset keyword, di antaranya adalah KWFinder, SEMRush, dan Google Keyword Planner.

Meskipun berbagai postingan dapat ditulis hanya berdasarkan riset keyword saja, ada beberapa hal mendasar yang harus Anda ketahui:

  1. Buat daftar target keyword yang terkait dengan topik.
  2. Masukkan target keyword tersebut ke tool riset keyword untuk mencari keyword yang memiliki volume pencarian tinggi dan nilai persaingan rendah.
  3. Riset kompetitor dengan browsing situs-situs serupa melalui tool riset keyword untuk mengecek keyword yang dimiliki oleh kompetitor. Tentunya cari keyword yang membawa traffic banyak ke situs kompetitor.
  4. Cari keyword milik kompetitor yang nilai saingnya rendah sehingga Anda bisa berkompetisi dengan mudah.
  5. Setelah selesai membuat daftar kata kunci, saatnya membuat dan mengoptimalkan konten.
  1. Aktifkan Search Engine Visibility

Di dalam WordPress, ada opsi built-in yang ternyata menyembunyikan keberadaan situs Anda dari mesin pencari. Pada awal pembuatan website, opsi ini memang berguna, tapi selanjutnya hanya akan memengaruhi ranking situs. Apabila dua tips sebelumnya sudah Anda lakukan, tapi belum juga menunjukkan hasil, kemungkian besar Search Engine Visibility dimatikan.

Untuk mengecek opsi visibility ini, buka Settings > Reading di dashboard WordPress. Scroll ke bawah dan Anda akan melihat area atau bagian yang disebut Search Engine Visibility. Jangan beri tanda centang pada box yang terlihat di screenshot. Klik Save Changes.

  1. Atur Struktur Permalink

Ketika WordPress berhasil diinstall untuk pertama kalinya, halaman dan postingan memiliki struktur URL yang tidak lazim. Perlu Anda ketahui, struktur ini memberikan nilai buruk untuk performa SEO. Struktur URL yang paling bersih dan mudah dilacak mesin pencari adalah pengaturan “post name”. Dengan mengganti pengaturan awal ke pengaturan ini, Anda bisa memasukkan judul postingan atau halaman, bahkan keyword ke URL. Untuk mengubah pengaturan yang dimaksud, buka Settings > Permalinks. Di bawah Common Settings, pilih opsi Post name. Jika Anda terlambat melakukan perubahan atau pergantian ke mode pengaturan ‘Post name’, maka mau tidak mau Anda harus melakukan pengalihan ke URL yang lama. Anda bisa mengatasinya dengan menginstall plugin Change Permalink Helper. Masukkan URL lama, dan URL tersebut akan mengalihkan Anda ke URL terbaru.

  1. Tambahkan Situs ke Google Search Console

Cara SEO WordPress berikutnya adalah menggunakan Google Search Console. Tool ini akan menunjukkan tampilan situs Anda di mesin pencari dan juga memberi peringatan kalau-kalau terjadi error. Untuk menambahkan situs ke Google Search Console, buka halaman ini dan buat akun baru dengan akun Google. Klik Add A Property dan masukkan URL website. Klik Add, kemudian Anda akan diarahkan ke layar di mana Anda harus memverifikasi kepemilikan situs. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk memverifikasi situs, tapi cara termudahnya, yaitu memilih Alternate methods, lalu HTML tag. Salin kode yang ditampilkan, kemudian masuk ke dashboard WordPress. Tambahkan kode terkait ke header dengan menggunakan plugin. Buka Plugins > Add New, lalu cari Insert Headers and Footers. Install dan aktifkan plugin yang ditampilkan di screenshot. Buka plugin tersebut melalui Settings > Insert Headers and Footers. Paste kode terkait ke box yang berlabel Header, lalu klik Save. Terakhir, buka Google Webmaster Tool kembali dan klik Verify.

  1. Mengintegrasikan Google Analytics

Tool Google lainnya yang sebaiknya Anda miliki adalah Google Analytics. Tool ini akan menampilkan sejauh mana strategi SEO Anda berhasil dengan menyediakan berbagai panduan dan artikel terkait cara meningkatkan SEO WordPress dan cara meningkatkan pengunjung website.

Untuk membuat akun, buka beranda utama Google Analytics dan daftar jadi anggota. Cari kode tracking. Biasanya, kode ini berada di bawah Tracking Info > Tracking Code. Setelah itu, salin kode.

Tergantung pada tema, Anda bisa langsung menambahkan kode tracking Google Analytics. Jika tidak bisa, Anda dapat menggunakan plugin Insert Headers and Footers seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Buka plugin, lalu akses area header, kemudian paste kode tracking. Selesai! Sekarang Anda bisa melihat statistik situs. Untuk informasi selengkapnya, baca tutorial cara menambahkan Google Analytics di WordPress.

  1. Menambahkan Sitemap ke Google

Sitemap digunakan oleh mesin pencari untuk melacak website Anda. Memang situs Anda masih bisa terlacak tanpa harus menginstall Sitemap. Hanya saja, adanya Sitemap memudahkan mesin pencari untuk menganalisa data yang hendak dicari di situs Anda. Pastikan halaman-halaman tertentu yang tidak berkontribusi pada kenaikan SEO tidak “dilacak” oleh Googe dan berikan perhatian lebih pada halaman-halaman yang berkontribusi pada performa SEO. Jika saat ini Anda sedang menggunakan plugin Yoast SEO, maka Anda bisa dengan mudah membuat dan menambahkan sitemap. Buka SEO > General > Features. Scroll ke bawah dan aktifkan XML Sitemaps. Aktifkan Sitemaps. Klik link See XML sitemap dan sitemap akan terbuka. Pastikan jika sitemap sudah terinstall. Selanjutnya, tambahkan sitemap ke Google. Masuk ke dashboard Google Search Console dan kli Sitemaps. Menambahkan sitemaps. Di sudut sebelah kanan, ada opsi Add/Test Sitemap. Klik opsi tersebut, lalu masukkan URL sitemap, kemudian klik Submit. Google akan melihat dan menganalisa sitemap secara teratur, tentunya hal ini mempercepat proses indexing.

  1. Mengoptimalkan Situs untuk Perangkat Mobile

Google baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mengetes index mobile-first. Ini berarti Google akan menggunakan performa dan fungsionalitas halaman situs untuk menentukan peringkat, jika ditampilkan di perangkat mobile. Oleh karena itu, jika Anda tidak menggunakan tema yang tak responsif, maka inilah saatnya untuk mengedit tema.

Selain memilih tema responsif, Anda juga bisa mengecek performa situs secara keseluruhan melalui spektrum mobile. Buka Google’s mobile-friendliness test dan masukkan URL situs. Google’s mobile-friendliness test. Dengan begini, Anda bisa mengetahui performa situs jika diakses melalui perangkat mobile. Di samping itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai tips terkait cara meningkatkan SEO WordPress versi mobile.

  1. Naikkan Kecepatan Loading Website

Kecepatan loading website selalu menjadi faktor penting dan tidak boleh disepelekan. Website yang memiliki waktu loading lama hanya akan memberi pengaruh buruk padaa peringkat situs dan juga sedikit banyak mengecewakan pengunjung situs. Karena itulah, kecepatan loading halaman dianggap sebagai faktor penentu peringkat situs.

  1. Memperbaiki Link Rusak

Banyaknya link rusak di situs tentu akan memengaruhi kinerja dan performanya. Bahkan link rusak menyulitkan Google untuk melihat dan berkunjung ke situs Anda.

Cara termudah untuk mengecek link rusak di situs Anda adalah dengan membuka Google Search Console dan klik Crawl Errors. Mengecek error dengan Google Search Console. Buka setiap error yang muncul. Dari situ, Anda akan tahu mana link yang rusak sehingga Anda bisa memperbaikinya dengan mudah.

  1. Tentukan Focus Keyword di Setiap Postingan

Meskipun cara SEO WordPress untuk mengoptimalkan keyword telah berubah, tetap saja keyword memiliki peran penting. Setiap kali menulis konten, pastikan ada focus keyword yang ditetapkan. Berikut beberapa saran jika ingin mengoptimalkan keyword:

  1. Jangan memasukkan terlalu banyak keyword ke dalam postingan. Masukkan keyword secara natural atau alami.
  2. Jika memungkinkan, tulis keyword di paragraf pertama artikel.
  3. Gunakan keyword di judul dan subheading artikel.
  4. Tambahkan target keyword ke URL dan meta description.
  5. Install plugin Yoast SEO untuk mengoptimalkan keyword mengikut empat tips yang telah kami sebutkan di atas.

Setiap kali artikel ditulis, masukkan keyword yang diinginkan ke tool yang telah disediakan oleh plugin. Melalui tool ini, Anda akan mendapatkan analisa menyeluruh terkait cara mengoptimalkan post dengan menggunakan keyword spesifik.

  1. Membuat Konten yang Berkualitas

Google sangat suka jika situs Anda menawarkan konten yang berkualitas. Untuk mengetahui konten seperti apa yang dikatakan berkualitas, masukkan keyword apa saja di Google dan lihat 10 situs terbaik yang muncul sebagai hasil pencarian. Dari pencarian tersebut bisa disimpulkan bahwa ada dua kriteria untuk konten berkualitas. Isi konten panjang dan memenuhi standar. Konten menyediakan informasi yang dibutuhkan user atau pengunjung situs. Pertanyaannya, apakah Anda tahu dengan benar informasi yang dicari dan dibutuhkan oleh user? Tentu saja, informasi ini berkaitan dengan keyword.

Pada saat membuat konten, Anda harus melakukan riset terlebih dulu untuk mencari tahu peringkat suatu topik serta memahami mengapa topik ini berada di peringkat atas. Terkadang, peringkat konten ditentukan hanya dari domain saja. Namun, apabila setiap situs memiliki otoritas yang sama, maka kontennya akan menjadi faktor pembeda.

  1. Membuat Konten yang Lebih Panjang

Konten yang lebih panjang cenderung memiliki peringkat yang lebih baik di mesin pencari. Studi terbaru dari Buzzsumo dan Moz mendapati fakta bahwa konten yang lebih panjang lebih sering dibagikan di sosial media dan juga memperoleh backlink, yang tentu saja memengaruhi peringkat.

Studi lainnya menyimpulkan bahwa sebagian besar konten yang berada di halaman pertama Google memiliki panjang lebih dari 2000 kata. Namun, bukan berarti Anda harus menulis artikel atau tutorial dengan jumlah serupa. Banyaknya jumlah kata tersebut setidaknya menjadi acuan saat menulis artikel. Pastikan Anda menulis artikel atau tutorial yang bermutu dan berkualitas, bukannya diisi dengan kata-kata sembarang demi memenuhi target jumlah kata.

Fokuslah pada intent keyword. Cari tahu alasan mengapa user mencari keyword tersebut dan bukan keyword lainnya. Setelah itu, tulislah konten terkait untuk menjawab kebutuhan user dalam beberapa kasus, Anda akan menulis konten dengan jumlah kata yang lebih sedikit.

  1. Membuat Konten dengan Topik dan Informasi yang Relevan Sepanjang Masa

Konten dengan topik yang relevan sepanjang masa, selanjutnya disebut evergreen content, bisa menjadi salah satu cara SEO WordPress untuk meningkatkan traffic. Tak peduli di tahun berapa konten ini diakses, isi dan informasi yang tertuang di dalamnya selalu bisa dijadikan acuan.

Sebagai contoh, artikel berjudul The Ultimate Guide to Onsite SEO dan What You Need to Know About Google’s Latest Update. Artikel pertama memiliki informasi yang tak lekang oleh waktu dan bisa diakses kapan pun, sedangkan artikel kedua memuat informasi yang hanya diperlukan dalam jangka waktu tertentu. Setelah menulis evergreen content, bukan berarti Anda lantas melupakannya dan tidak ada pembaruan sama sekali. Update artikel tersebut dengan menyediakan informasi terkini terkait topik.

Selain layak untuk dibaca, evergreen content juga memberikan informasi yang relevan sehingga Anda bisa membagikannya di media sosial, mempromosikannya, bahkan mendapatkan backlink untuk konten ini. Umumnya, konten seperti ini akan bertahan lama di halaman pertama Google. Walaupun membuat atau menulis evergreen content membutuhkan dedikasi yang tinggi, hasil yang Anda tuai akan terbayarkan.

  1. Tambahkan Link ke Website yang Berkualitas

Memasang link di konten yang mengarah ke website berkualitas tidak akan membuat performa SEO memburuk, malah menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress. Ketika Anda memasang link yang mengarah ke website dengan authoritative berkualitas tinggi, maka Google akan tahu kalau tautan postingan tersebut memiliki konten yang serupa dengan yang ada di situs Anda. Di samping itu, link ke website dengan konten terbaik akan memberikan nilai plus dari sisi pengunjung karena mereka mendapatkan tambahkan informasi.

Menambahkan link keluar menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress. Jadi, lakukanlah secara berkala. Di samping itu, memasang link di konten Anda juga meningkatkan kredibilitas sehingga bisa dengan mudah memperoleh kepercayaan para pengunjung situs. Kelebihan link keluar lainnya adalah memungkinkan Anda untuk bisa berdialog dengan pemilik situs yang lain.

Agar pengunjung tidak otomatis keluar dari halaman situs, pastikan Anda mengatur agar tautan postingan terbuka di jendela baru. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Menambahkan Hyperlink

Untuk membuat hyperlink, highlight suatu kata atau kalimat dan klik tombol hyperlink. Klik ikon roda gigi atau gear yang akan menampilkan opsi link.

  1. Ubah Opsi Link

Text box akan muncul. Pilih Open link in a new tab. Setiap kali user mengklik link tersebut, tab baru akan terbuka dan user tidak akan keluar dari halaman situs Anda.

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Be yourself, as you want..

5 tanggapan untuk “Search Engine Optimization

Tinggalkan Balasan ke Diahrodiah08 Batalkan balasan